Bau Ayam Hidup Secara Otomatis Menolak Nyamuk Pembawa Malaria

Bau Ayam Hidup Secara Otomatis Menolak Nyamuk Pembawa Malaria

s128, s1288, sabung ayam, adu ayam, laga ayam, agen sabung ayam, s128 sabung ayam, s1288 sabung ayam

S1288 Sabung Ayam, Tinggal di Indonesia, berarti kalian harus siap untuk menghadapi resiko berbagai penyakit endemik khas daerah tropis, seperti halnya penyakit malaria. Penyakit ini paling sering ditularkan oleh nyamuk Anopheles betina yang telah terinfeksi sebuah parasit Plasmodium. Gigitan dari nyamuk memasukkan parasit dari air liur nyamuk ke dalam darah seseorang. Malaria menyebabkan gejala yang biasanya termasuk demam, kelelahan, muntah, dan bahkan sakit kepala. Dalam kasus yang parah, malaria ini dapat menyebabkan kulit kuning, kejang, koma, Judi Online, hingga kematian. Ada berbagai cara untuk terhindar dari infeksi penyakit malaria, salah satunya dengan menggunakan lotion anti nyamuk. Tetapi, dalam studi terbaru, para peneliti menemukan jika bau pada ayam hidup dapat membantu melawan penyakit malaria.

Situs Taruhan, Dalam penelitian tersebut, peneliti telah mengamati perilaku salah satu nyamuk pembawa malaria, Anopheles arabiensis di tiga desa di Ethiopia barat. Di daerah tersebut, penduduk biasa berbagi tempat untuk tinggal dengan ternak mereka. Para peneliti di Swedish University of Agricultural Sciences and Addis Ababa University, Ethiopia menemukan jika nyamuk lebih memilih darah manusia dibandingkan darah hewan, sementara ketika di luar tanpa adanya manusia, Taruhan Online, Sabung Ayam

secara acak nyamuk ini memilih untuk menghisap darah sapi, domba dan juga kambing. Ada empat senyawa, yaitu naftalena, isobutyl butyrate, trans-limonene dan juga hexadecane disebut sebagai senyawa tertentu pada ayam. Senyawa inilah yang diyakini menjadi sebuah alasan di balik nyamuk malas untuk mendekati ayam. Sebagai uji coba, para peneliti menempatkan relawan dalam tempat tidur yang berkelambu di sebelah pondok berbeda, dan memasang perangkap nyamuk. Di sebelas pondok tersebut, peneliti menambahkan aroma yang berbeda-beda dan juga mengumpulkan nyamuk yang terperangkap dalam semua pondok.

Hasil uji coba itu menunjukkan jika sangat sedikit nyamuk yang terperangkap di dalam pondok dengan aroma ayam dibandingkan dengan pondok beraroma hewan lain. Hal yang sama juga terjadi ketika ayam hidup yang dikurung dalam kandang kecil ini diletakkan di dalam pondok. Penyakit malaria tak bisa kalian diremehkan. Menurut WHO, secara global, terdapat 214 juta kasus malaria dan juga 438.000 kematian yang disebabkan oleh penyakit malaria pada 2015. Oleh karena itu, ada beberapa kebutuhan yang mendesak untuk mengidentifikasi penolak nyamuk baru untuk melawan penyakit malaria. Menggunakan penolak nyamuk alami yang relevan secara ekologis, mungkin menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan mengembangkan penolak buatan

Demikianlah penjelasan mengenai bau ayam hidup secara otomatis menolak nyamuk pembawa penyakit malaria dan semoga bermanfaat untuk semua kalangan pecinta ayam. Sekian dan terima kasih.